Kabar Lobar – Mandalika – Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain mendorong aktivitas pariwisata dan perputaran ekonomi masyarakat, ajang balap internasional tersebut juga membuka peluang investasi baru di kawasan Mandalika dan sekitarnya.
Hal itu mengemuka dalam konferensi pers di Media Center Indonesia, Sabtu (10/10/2026), yang menghadirkan Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka dan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola.
Dalam pemaparannya, pihak penyelenggara menekankan bahwa manfaat MotoGP tidak semestinya hanya diukur dari aktivitas ekonomi selama balapan berlangsung. Lebih dari itu, penyelenggaraan ajang internasional ini diharapkan mampu mendorong investasi jangka panjang, pengembangan usaha, serta membuka peluang bagi masyarakat lokal.
Keberadaan Sirkuit Mandalika juga dinilai dapat menjadi fondasi bagi pengembangan fasilitas pendukung olahraga otomotif. Salah satunya sirkuit gokart yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan untuk pelatihan dan pengembangan pembalap.
Minat Investasi di Mandalika Meningkat
Dampak lain yang menjadi perhatian adalah ketertarikan sejumlah pihak untuk berinvestasi di kawasan Lombok. Dalam konferensi pers tersebut, disampaikan bahwa seorang anggota tim mekanik dari tim VR46 disebut telah membeli tanah di kawasan tersebut.
Selain itu, terdapat pula pihak yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan usaha di bidang properti dan pariwisata, termasuk hotel, resor, dan restoran.
Perkembangan tersebut menunjukkan adanya peluang bagi Mandalika untuk tumbuh sebagai kawasan yang tidak hanya dikenal melalui ajang balap motor, tetapi juga sebagai destinasi investasi dan pariwisata.
Pihak penyelenggara turut menyinggung pengembangan fasilitas sirkuit oleh investor lokal bernama Sirka di kawasan perbukitan sekitar Mandalika. Kehadiran investasi lokal tersebut disebut berpotensi memperkuat ekosistem olahraga otomotif di daerah.
Meski demikian, manfaat ekonomi dari berbagai peluang investasi tersebut perlu didukung dengan kesiapan sumber daya manusia, kepastian pengembangan usaha, serta keterlibatan masyarakat setempat agar dampaknya dapat dirasakan secara lebih luas.
Karena itu, sinergi antara pengelola kawasan, pemerintah, media, komunitas otomotif, investor, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan Mandalika.
Penjualan Tiket Habis Sejak Hari Pertama
Selain peluang investasi, penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 turut menjadi sorotan dalam konferensi pers tersebut. Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa tiket telah habis terjual sejak hari pertama penjualan.
Adapun angka penjualan yang disebut mencapai 108 persen masih memerlukan penjelasan mengenai dasar perhitungan dan jumlah tiket yang diperhitungkan dalam angka tersebut.
Tingginya minat penonton diperkirakan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kebanggaan terhadap pembalap Indonesia, komposisi pembalap yang berlaga, peningkatan fasilitas, hingga rangkaian hiburan yang disiapkan bagi pengunjung.
Kehadiran pembalap Indonesia yang mampu bersaing di podium juga menjadi salah satu daya tarik bagi penonton dalam negeri. Antusiasme tersebut memperkuat posisi MotoGP Mandalika sebagai ajang olahraga internasional yang memiliki keterkaitan dengan kebanggaan nasional.
Dari sisi transportasi, konektivitas menuju Lombok juga disebut menjadi faktor pendukung. Pilihan penerbangan langsung, termasuk rute Surabaya–Lombok dan Lombok–Surabaya, serta layanan transportasi laut melalui Pelni dan kapal penyeberangan dinilai membantu mobilitas penonton.
Selain menyaksikan balapan, pengunjung juga mendapatkan hiburan melalui penampilan sejumlah musisi dan grup musik, seperti Slank, Mulan Jameela, dan JKT48. Kombinasi balapan, hiburan, dan fasilitas pendukung tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada penonton.
Sementara itu, data mengenai daerah asal penonton terbanyak belum diumumkan karena masih menunggu pendataan setelah rangkaian kegiatan pada Minggu.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberlanjutan
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah pengunjung dan aktivitas ekonomi selama acara berlangsung. Potensi yang muncul perlu diikuti dengan pengembangan usaha lokal, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta investasi yang memberikan manfaat jangka panjang.
Keterlibatan masyarakat juga menjadi aspek penting agar pertumbuhan kawasan Mandalika tidak hanya dinikmati oleh penyelenggara dan pelaku usaha besar, tetapi turut membuka kesempatan bagi UMKM dan tenaga kerja lokal.
Dengan dukungan pemerintah, pengelola kawasan, komunitas otomotif, media, investor, dan masyarakat, Mandalika diharapkan terus berkembang sebagai destinasi olahraga dan pariwisata internasional sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi NTB.

