Tim Karate Bhayangkara Presisi Dominasi Piala Panglima TNI 2026 - Kabar Lobar

Tim Karate Bhayangkara Presisi Dominasi Piala Panglima TNI 2026

Share This
Satu Portal, Beragam Kabar

Malang, Jawa Timur — Perjuangan para karateka Bhayangkara Presisi (KBP) Mabes Polri di atas tatami GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, berbuah manis. Tampil konsisten sepanjang pertandingan, Tim KBP berhasil keluar sebagai Juara Umum Open Tournament Karate Piala Panglima TNI 2026.


Kejuaraan yang berlangsung pada 28–30 September 2026 tersebut menjadi panggung pembuktian bagi para atlet TNI dan Polri dari berbagai daerah. Dari persaingan 17 kontingen, Tim KBP tampil menonjol dengan mengoleksi 23 medali, terdiri atas 8 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.


Prestasi itu sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi. Para atlet tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga kekompakan tim saat menghadapi persaingan di tingkat nasional.


Konsolidasi 32 Karateka Terbaik

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat strategi konsolidasi atlet yang dilakukan Ketua Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri, Prof. (Ris.) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU., atau yang akrab disapa Prof. Kikiek.


Sebelum Piala Panglima TNI 2026 digelar, sebanyak 32 karateka peraih juara Piala Kapolri 2026 dipanggil untuk menjalani persiapan dan memperkuat kontingen Mabes Polri.


Langkah tersebut kemudian menghasilkan komposisi tim yang mampu bersaing di berbagai nomor pertandingan. Hasil akhirnya terlihat dari raihan 8 emas, 6 perak, dan 9 perunggu yang mengantarkan KBP ke posisi juara umum.


“Keberhasilan menjadi juara umum di Piala Panglima TNI 2026 adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi seluruh atlet serta tim pelatih,” ujar Prof. Kikiek.


Menurutnya, pemanggilan 32 peraih juara Piala Kapolri menjadi bagian penting dalam membentuk tim yang solid. Para atlet kemudian tampil menghadapi 17 kontingen dalam persaingan di GOR Ken Arok.


Delapan Emas dari Nomor Kata dan Kumite

Delapan medali emas KBP datang dari sejumlah atlet yang mewakili berbagai Polda. Di nomor Kata Perorangan Putra TNI-Polri, Yudha Fadillah Pratama dari Polda Jabar berhasil meraih emas. Sementara pada nomor Kata Perorangan Putri, Emilia Sri dari Polda Metro Jaya juga berdiri di podium tertinggi.


Emilia kembali menyumbangkan emas melalui nomor Kata Beregu Putri bersama Dian Monica Nababan dan Syifa Amalia Akhmad, yang juga berasal dari Polda Metro Jaya.


Koleksi emas kemudian bertambah dari nomor Kumite. Jessica Tety Debora dari Polda Riau menjadi juara kelas +68 kg Putri. Ailam Fa Agna dari Polda Kalsel meraih emas kelas -55 kg Putri.


Pada sektor putra, Nur Halim dari Polda Lampung menjuarai kelas -67 kg, sedangkan Brillyan Ogy Bagus Kusuma dari Polda Jatim menjadi yang terbaik di kelas -75 kg.


Ni Komang Astrid dari Polda Bali turut menyempurnakan raihan emas KBP setelah memenangkan kelas Kumite -68 kg Putri.


Enam Perak dan Sembilan Perunggu

Selain delapan emas, perjuangan para karateka KBP juga menghasilkan enam medali perak.


Medali tersebut masing-masing diraih Syifa Amalia Akhmad pada Kata Perorangan Putri, Afifah Azzura pada Kumite -61 kg Putri, Ni Luh Putu Ayu Kompyang Purwandani pada Kumite +68 kg Putri, Meisya Asriana pada Kumite -50 kg Putri, Niza Azzura dari Polda Banten pada Kumite -55 kg Putri, serta Farhan Al Amin dari Polda Sumbar pada Kumite -67 kg Putra.


Sementara itu, sembilan medali perunggu melengkapi catatan prestasi KBP di Malang.


Medali tersebut disumbangkan oleh Meisya Asriana dan Sonya Aulia dari Polda NTB pada Kata Perorangan Putri, Arenry Le Roi dari Polda Babel pada Kata Perorangan Putra, serta tim Kata Beregu Putra TNI-Polri yang diperkuat Yudha Fadillah Pratama, Maulana Malik Awaludin, dan Fadil Muhammad Rahman dari Polda Jabar.


Perunggu lainnya diraih Ahmad Alaydrus dari Polda Jatim, Salma Aulia dari Baharkam Polri, Dwi Shefira dari Polda Jabar, Muhammad Dimas Rifqi dari Polda Jatim, serta Timothy Roberto Octo Karly dari Korbrimob melalui nomor Kumite masing-masing.


Dari Malang Menuju Target Dunia

Bagi Tim Karate Bhayangkara Presisi, gelar juara umum di Malang bukan sekadar tambahan koleksi prestasi. Hasil tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan tim dalam membangun performa di level nasional dan internasional.


Sebelum tampil di Piala Panglima TNI 2026, KBP juga mencatat prestasi di Thailand Open Championship yang berlangsung di Kasetsart University, Bangkok. Dalam ajang tersebut, tim membawa pulang enam medali, yakni tiga emas dan tiga perunggu.


Rentetan hasil tersebut menjadi modal bagi KBP untuk menatap kompetisi berikutnya. Salah satu target yang kini disiapkan adalah World Police and Fire Games 2027 di Perth, Australia.


“Rangkaian hasil positif dari Thailand Open hingga Juara Umum di Piala Panglima TNI 2026 ini merupakan fondasi penting bagi kami. Ini menjadi tolok ukur sekaligus pemicu semangat untuk melangkah lebih jauh,” kata Prof. Kikiek.


Ia menegaskan, persiapan menuju World Police and Fire Games 2027 menjadi fokus berikutnya. Tim KBP berharap kiprah para karateka dapat kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional.


Dari tatami GOR Ken Arok, 23 medali yang dibawa pulang menjadi gambaran kerja keras para atlet. Di balik setiap kemenangan terdapat latihan, disiplin, persiapan, serta semangat untuk terus berkembang. Perjalanan KBP pun belum berhenti di Malang. Target berikutnya telah menanti di panggung dunia.(yl)