ASDP Lembar Optimalkan Armada dan Siapkan 3 Skenario Penyeberangan Jelang MotoGP Mandalika 2026 - Kabar Lobar

ASDP Lembar Optimalkan Armada dan Siapkan 3 Skenario Penyeberangan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Share This
Satu Portal, Beragam Kabar

ASDP Lembar Optimalkan Kesiapan Armada dan Siapkan 3 Skenario Penyeberangan Jelang MotoGP Mandalika 2026
(Situasi Dermaga 2 Pelabuhan Lembar/ist)


Kabar Lobar - Lombok Barat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar menyiapkan armada, fasilitas pelabuhan, serta personel untuk mendukung kelancaran angkutan penyeberangan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Persiapan tersebut mencakup sejumlah lintasan yang menghubungkan Lombok dengan Bali dan wilayah lainnya.


General Manager ASDP Lembar, Anis Adinizam, mengatakan "pada lintasan Lembar–Padangbai, terdapat 23 armada yang terdaftar dari berbagai perusahaan pelayaran. Dari jumlah tersebut, 17 kapal berada dalam kondisi siap beroperasi, sementara kapal lainnya masih dalam status docking maupun tidak beroperasi", Kamis (24/09/2026).


Untuk lintasan Lembar–Jangkar, terdapat tiga armada yang disiapkan, yakni KMP Trimas Laila, KMP Shalem dan KMP Marisa Nusantara. Dari tiga kapal tersebut, satu unit berada dalam kondisi siap beroperasi.


Sementara pada lintasan Padangbai–Nusa Penida, terdapat empat armada, yaitu KMP Nusa Jaya Abadi, LCT Arjuna Giri Nusa, LCT Yudhistira Giri Nusa dan LCT Adhimayu Giri Nusa. Sebanyak tiga kapal dinyatakan siap beroperasi.


Adapun lintasan Lembar–Tanjung Wangi, dilayani KMP Portlink yang memiliki kapasitas 400 penumpang dan 300 kendaraan roda empat serta siap beroperasi penuh.


Khusus angkutan MotoGP Mandalika 2026 pada lintasan Lembar–Padangbai, ASDP menyiapkan tiga skenario operasi yang disesuaikan dengan kondisi kepadatan arus pengguna jasa. Pada kondisi normal, 13 kapal dioperasikan dengan waktu pelayaran empat jam dan waktu sandar dua jam. Pola tersebut menghasilkan 28 trip per hari.


Apabila terjadi peningkatan arus penumpang dan kendaraan, pola operasi akan ditingkatkan menjadi skenario padat dengan 16 kapal beroperasi. Waktu sandar dipangkas menjadi 1,5 jam sehingga jumlah perjalanan meningkat menjadi 32 trip per hari.


Pada kondisi sangat padat, sebanyak 17 kapal akan dimaksimalkan untuk beroperasi dengan waktu sandar hanya satu jam. Dengan skema tersebut, jumlah perjalanan ditargetkan mencapai 36 trip per hari.


Dari sisi personel, ASDP menyiagakan petugas di masing-masing Pelabuhan. Dukungan pengamanan juga melibatkan personel gabungan TNI dan Polri di Lembar, Padangbai di Peltra. Sementara untuk mendukung kebersihan dan keamanan kawasan pelabuhan, telah disiapkan 35 petugas kebersihan di Lembar, 18 di Padangbai dan empat di Peltra. 


"Kesiapan armada, fasilitas dan personel menjadi bagian dari upaya memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar selama periode MotoGP Mandalika 2026", jelasnya. (hid)