TGB Minta Proses Belajar Mengajar di Ponpes Abul Barokat Wannafahat Tetap Berjalan - Kabar Lobar

TGB Minta Proses Belajar Mengajar di Ponpes Abul Barokat Wannafahat Tetap Berjalan

Share This
Satu Portal, Beragam Kabar

TGB Minta Proses Belajar Mengajar di Ponpes Abul Barokat Wannafahat Tetap Berjalan

Kabar Lobar - Lombok Tengah, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI), Dr. H. Muhammad Zainul Majdi atau TGB, memberikan pengarahan kepada jajaran Pondok Pesantren Abul Barokat Wannafahat NWDI di Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (25/9/2026). Kegiatan dirangkaikan dengan silaturahmi serta penyerahan pengelolaan pondok pesantren kepada PB NWDI.


Pengarahan dilakukan untuk memperkuat keberlangsungan proses pendidikan dan kegiatan belajar mengajar di lingkungan pesantren di tengah permasalahan dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan pimpinan atau pengasuh pondok pesantren.


Dalam arahannya, TGB menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan proses pendidikan dan pembinaan santri tetap berjalan. Ia mengimbau pengurus yayasan, dewan guru, santri serta wali santri untuk menjaga ketenangan dan tidak membiarkan persoalan yang berkembang menghambat kegiatan pendidikan.


"Kepentingan serta masa depan para santri perlu tetap menjadi perhatian utama. Karena itu, kegiatan belajar mengajar, pembinaan keagamaan dan aktivitas pesantren diharapkan dapat berlangsung secara tertib dan kondusif", jelas TGB.


TGB juga meminta seluruh pihak tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Setiap persoalan, menurutnya, perlu diselesaikan melalui mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.


"Keberlangsungan pengelolaan Ponpes Abul Barokat Wannafahat menjadi perhatian bersama agar para santri tetap mendapatkan hak pendidikan, pembinaan dan pelayanan sebagaimana mestinya. Guru, wali santri, alumni, tokoh agama dan tokoh masyarakat agar bersama-sama menjaga nama baik lembaga pendidikan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para santri", pinta TGB.


Pengarahan TGB menjadi bagian untuk memberikan penguatan kepada unsur pesantren agar tetap memprioritaskan keberlangsungan pendidikan dan pembinaan santri. Penyerahan pengelolaan pesantren kepada PB NWDI akan membawa penyesuaian dalam tata kelola internal. (hid)