Dukung Program MBG, KUAT NTB Desak Usut Penyebar Hoak Video Pembakaran SPPG - Kabar Lobar

Dukung Program MBG, KUAT NTB Desak Usut Penyebar Hoak Video Pembakaran SPPG

Share This
Satu Portal, Beragam Kabar
Mursidin, S.H (Ketua KUAT NTB)

Kabar Lobar — Koalisi Aktivis Nusa Tenggara Barat (KUAT NTB) menyampaikan pernyataan sikap tegas merespons dua isu krusial yang tengah menyita perhatian publik di NTB, yakni dugaan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah serta maraknya penyebaran video hoak terkait pembakaran SPPG.

Ketua KUAT NTB mengimbau seluruh elemen masyarakat di Nusa Tenggara Barat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum terkonfirmasi, tetap mendukung keberlangsungan program MBG dengan pengawasan ketat, serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

​Pihaknya menyatakan rasa prihatin dan menyesalkan terjadinya insiden keracunan yang menimpa penerima manfaat program MBG di Lombok Tengah. Menurutnya, Program MBG harus tetap dilanjutkan, namun Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah harus segera turun tangan melakukan langkah konkret menyikapi insiden keracunan tersebut.

​"Pemerintah daerah harus melakukan investigasi tuntas, evaluasi total Standar Operasional Prosedur (SOP), serta menjamin pemulihan para korban secara maksimal. Program MBG harus tetap dilanjutkan, namun keamanan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar," ujar Ketua KUAT NTB dalam keterangan resminya.

​Ancam Laporkan Penyebar Video Hoak

​Selain fokus pada isu MBG, KUAT NTB juga menyoroti beredarnya video pembakaran SPPG di wilayah NTB yang dipastikan merupakan informasi bohong (hoax). KUAT NTB menilai narasi menyesatkan tersebut sangat berpotensi memecah belah masyarakat, merusak kepercayaan publik, dan mengganggu keberlangsungan program MBG.

​Pihaknya menegaskan tidak akan tinggal diam jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam pembuatan maupun penyebaran konten tersebut. 

​"Apabila setelah ditelusuri terbukti konten tersebut dibuat dan disebarkan secara sengaja untuk menyesatkan publik, KUAT NTB tidak ragu untuk melaporkan para pelaku penyebar hoak tersebut ke aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.