Mataram, NTB – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang digelar Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti di Lapangan Trisula Yonif 742, Gebang, Kelurahan Saptamarga, Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (5/10/2026).
Usai mengikuti apel, peserta dari
berbagai unsur tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka justru membaur dalam
suasana penuh keakraban melalui kegiatan sarapan bersama.
Di tengah suasana tersebut,
sebuah momen sederhana mencuri perhatian. Seorang siswi Pramuka Saka Wira
Kartika, Baiq Evi Larasati, siswi kelas VII SMAN 10 Mataram, tampak menyuapi
seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Gumantar, Komando Rayon Militer (Koramil)
1606/Kayangan.
Momen tersebut berlangsung secara
natural di tengah kebersamaan para peserta. Tidak ada sekat antara seragam,
jabatan maupun latar belakang. Seluruh peserta larut dalam suasana santai dan
kekeluargaan setelah mengikuti rangkaian peringatan HUT TNI ke-81.
Babinsa: Kebersamaan dengan
Generasi Muda Harus Terus Dibangun
Babinsa Gumantar, Koramil
1606/Kayangan, menyambut positif suasana kebersamaan tersebut. Menurutnya,
kegiatan sederhana seperti sarapan bersama dapat menjadi ruang untuk membangun
komunikasi yang lebih dekat antara prajurit TNI dengan masyarakat.
Ia menilai, kehadiran pelajar dan
anggota Pramuka dalam kegiatan HUT TNI juga memberikan warna tersendiri karena
generasi muda dapat berinteraksi langsung dengan prajurit dalam suasana yang
santai.
“Kebersamaan seperti ini sangat
baik. Tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk
menjalin komunikasi dan kedekatan dengan generasi muda,” ujar Babinsa Gumantar.
Menurutnya, hubungan antara TNI
dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal. Interaksi
sederhana dalam suasana kekeluargaan justru dapat menciptakan kedekatan yang
lebih natural.
Ia berharap kegiatan yang
melibatkan generasi muda bersama TNI dapat terus dilakukan sehingga nilai-nilai
kebangsaan, kedisiplinan dan semangat persatuan dapat ditanamkan sejak dini.
Evi: Momen yang Berkesan
Sementara itu, Baiq Evi Larasati
mengaku senang dapat mengikuti rangkaian peringatan HUT TNI ke-81. Bagi siswi
kelas VII SMAN 10 Mataram tersebut, kebersamaan dengan para prajurit menjadi
pengalaman yang berkesan.
Evi mengatakan, suasana setelah
apel terasa lebih santai ketika seluruh peserta duduk bersama dan menikmati
sarapan.
“Saya senang bisa ikut kegiatan
HUT TNI dan bisa berkumpul bersama bapak-bapak TNI. Suasananya seru dan membuat
saya mendapat pengalaman baru,” ungkap Evi.
Menurut Evi, momen menyuapi
Babinsa tersebut berlangsung spontan dalam suasana kebersamaan. Ia juga merasa
tidak ada jarak antara dirinya sebagai pelajar dengan para prajurit yang hadir.
Bagi dirinya, kegiatan tersebut
memberikan pengalaman bahwa hubungan antara generasi muda dan TNI dapat
dibangun melalui kebersamaan sederhana.
Ketika Seragam Tak Lagi
Menjadi Sekat
Pemandangan tersebut menjadi
gambaran sederhana tentang kedekatan TNI dengan masyarakat. Dalam suasana
sarapan bersama, interaksi berlangsung cair dan penuh kekeluargaan.
Kehadiran anggota Pramuka Saka
Wira Kartika bersama personel TNI juga memperlihatkan ruang kebersamaan yang
tumbuh melalui berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan.
Momen seorang siswi menyuapi
Babinsa bukan sekadar aktivitas saat makan. Ada pesan tentang penghormatan,
persahabatan serta kedekatan antara generasi muda dengan prajurit TNI.
Kehangatan itu semakin terasa
karena kegiatan berlangsung di tengah masyarakat dan melibatkan berbagai unsur.
Suasana yang sebelumnya formal saat apel berubah menjadi lebih santai ketika
peserta duduk bersama menikmati hidangan.
Sederhana, tetapi Sarat Makna
Peringatan HUT TNI ke-81 kali ini
tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pengabdian TNI. Lebih dari
itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dengan
masyarakat.
Bagi generasi muda, interaksi
seperti ini memberikan pengalaman bahwa kedekatan dengan TNI dapat dibangun
melalui hal-hal sederhana. Duduk bersama, berbincang dan menikmati sarapan
dalam satu suasana menjadi bentuk komunikasi yang hangat.
Sementara bagi prajurit,
kebersamaan tersebut menjadi bagian dari semangat untuk terus hadir di tengah
masyarakat.
Momen di Lapangan Trisula Yonif
742 itu akhirnya menjadi potret kecil dari semangat HUT TNI ke-81, bersama
masyarakat, membangun kedekatan dan menjaga semangat persatuan.
Di tengah kesibukan rangkaian
peringatan, justru sebuah adegan sederhana saat sarapan mampu menghadirkan
cerita humanis. Sebuah cerita tentang bagaimana kebersamaan dapat tumbuh tanpa
memandang seragam dan latar belakang.
Dari Lapangan Trisula Yonif 742, HUT TNI ke-81 tidak hanya meninggalkan kesan tentang upacara dan penghormatan, tetapi juga menghadirkan potret kedekatan yang sederhana: prajurit, pelajar dan masyarakat duduk bersama dalam satu meja, menikmati hidangan dan berbagi kehangatan.

