Kabar Lobar - Mandalika, Persiapan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 terus dilakukan menjelang pelaksanaan ajang balap motor internasional tersebut. Sejumlah pekerjaan pemeliharaan sirkuit, penyiapan logistik, hingga fasilitas pendukung kini masih dalam tahap penyelesaian.
Chairman Organizing Committee Pertamina Mandalika Grand Prix, Troy Reza Warokka, mengatakan "MotoGP memiliki dampak besar terhadap pergerakan perekonomian, baik di Indonesia maupun dalam lingkup Internasional", Kamis (24/09/2026). Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP Mandalika diharapkan terus menarik peningkatan jumlah pengunjung dari tahun ke tahun.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan menjadi seri ke-18 dalam kalender musim ini, setelah seri sebelumnya digelar di Jepang. Panitia menargetkan jumlah penonton yang hadir mencapai lebih dari 145.000 orang, dengan proyeksi dampak ekonomi yang diharapkan menembus Rp5 triliun.
Dari sisi penjualan tiket khusus masyarakat NTB, tiket tahap pertama lebih dari 2.000 lembar dilaporkan telah habis terjual. Sementara pada tahap kedua, hingga 22 September 2026, sebanyak lebih dari 1.000 tiket telah terjual dari total kuota yang disediakan.
"Pemeliharaan Sirkuit Mandalika telah dimulai sejak 20 September 2026. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecatan lintasan atau track painting, penggemburan area gravel, serta pembersihan dan penyiraman lintasan", jelasnya.
Perawatan fasilitas lainnya juga mencakup penyiraman dan pemeliharaan rumput di area sirkuit, penyiapan Time Office (TO) bagi kru dan pembalap, pembersihan paddock serta garasi, hingga perapian dan perbaikan perimeter atau pagar pembatas sirkuit.
Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan akhir untuk memastikan fasilitas dan infrastruktur Sirkuit Mandalika siap digunakan dalam pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. (hid)

