Kabar Lobar- Mataram,Lembaga Penyiaran Publik Television Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor TVRI Stasiun NTB pada Senin, 12 Oktober 2026.
Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Nomor: 09/MoU/II.26/TVRI/2026 dan Nomor: 004/KSBN-NTB/X/2026 ini dilakukan langsung oleh Okta Helena Kati Jara, S.Sos., MM. selaku Kepala TVRI Stasiun Nusa Tenggara Barat dan Dr. TGH. Hazmi Hamzar, SH., MH. selaku Ketua Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN).
Kerja sama ini difokuskan pada bidang penyiaran, promosi, publikasi, dokumentasi, edukasi, serta pengembangan dan pemajuan seni dan budaya Nusantara, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat. Through sinergi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk memanfaatkan media penyiaran guna memperluas jangkauan informasi, pelestarian, dan pengenalan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Ketua KSBN NTB Dr. TGH. Hazmi Hamzar, SH., MH. Mengatakan bahwa melalui MOU ini tentunya KSBN NTB bisa mempublikasikan Kegiatan dengan jangkauan siaran (exposure) yang luas melaui kanal siaran TVRI (terestrial digital dan siaran nasional/daerah) serta media sosial resmi TVRI. Serta Memudahkan penyelenggaraan event atau program kebudayaan dengan dukungan peliputan dan dokumentasi profesional dari TVRI.
“Melalui MOU ini tentu kami berharap aktivitas seni dan budaya di NTB dapat menjangkau masyarakat secara luas melalui penayangan Kanal Siaran TVRI” ujarnya
Sementara itu, Kepala TVRI Okta Helena Kati Jara, S.Sos., MM. Stasiun menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara media penyiaran publik dan lembaga kebudayaan dalam merawat serta mempromosikan potensi seni dan budaya lokal di NTB.
“Kami sebagai mitra akan Memperoleh akses sumber daya, ide acara, partisipan, dan materi siaran berkualitas yang berfokus pada seni dan kebudayaan daerah.
Memperkuat citra TVRI sebagai "Rumah Kebudayaan" dan televisi yang peduli pada kearifan lokal NTB” ungkapnya.
Melalui Nota Kesepahaman ini, diharapkan program-program penyiaran dan kegiatan kebudayaan di Nusa Tenggara Barat dapat terpublikasi secara lebih optimal, edukatif, dan berkelanjutan.

